PELATIHAN AMDAL

PSLH UNAND telah menyelenggarakan kursus AMDAL sejak 26 tahun yang lalu. Sampai saat ini telah dilaksanakan lebih dari 32 kali kursus Dasar-dasar AMDAL termasuk kursus yang diadakan secara online melalui Zoom Meeting sejak tahun 2020, 13 kali kursus Penilaian AMDAL, 5 kali kursus Penyusunan AMDAL, dan 5 kali pelatihan Penyusunan Dokumen UKL-UPL yang menghasilkan lebih 1000 orang lulusan baik peserta perorangan, pegawai instansi pemerintah maupun pegawai perusahaan swasta.
Dalam penyelenggaraan kursus disamping yang dilaksanakan sendiri oleh PSLH UNAND ada juga yang diselenggarakan dengan Kerjasama dengan Badan Diklat Nasional yang berpusat di Pekan Baru sejak tahun 2019 kemudian kegiatan diklat dilakukan secara kolaboratif dengan pemerintah daerah kabupaten dan kota di Sumatera Barat, institusi dari BUMN/Swasta, Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Bank Dunia

 

PENGABDIAN MASYARAKAT

PSLH Unand melakukan monitoring dan evaluasi kualitas lingkungan, menyusun baku mutu lingkungan, pengelolaan sampah, memberikan ceramah, bantuan dan advokasi di bidang lingkungan. PSLH Unand juga berkontribusi dalam pengembangan masyarakat lainnya seperti lokakarya, pelatihan, dan konsultasi untuk masyarakat dan bahkan dengan berbagai mitra nasional maupun internasional, seperti lembaga pemerintah, industri, swasta, BUMN, dan lembaga kemasyarakatan.
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan PSLH Unand merupakan penerapan ipteks dalam bentuk pendidikan dan pelatihan masyarakat, pelayanan masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat, serta dapat menghasilkan perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap dari kelompok masyarakat sasaran khususnya dalam bidang lingkungan. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh PSLH Unand adalah masyarakat luas sebagai peserta perorangan, kelompok, komunitas maupun lembaga yang berada di perkotaan maupun pedesaan dengan kegiatan di berbagai bidang.

 

Pekerjaan Lainnya:

    • Pelatihan dan kursus lingkungan
    • Kajian mengenai kehutanan;
    • Studi bidang agrikultur;
    • Penyusunan Program Jangka Menengah (PJM);
    • Kualitas air di areal industri;
    • Penyusunan rencana kerja tahunan (RKT) pengendalian dampak lingkungan;
    • Kajian populasi hewan;
    • Studi kelayakan eksplorasi;
    • Konferensi nasional dan regional;
    • Sosialisasi undang-undang dan peraturan;
    • Diskusi ilmiah publik;
    • Studi mendasar sosiologi pedesaan;
    • Penyusunan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD)